Header Ads

Pernah Tak Terfikir, Kenapa Janin Hasil Zina Kuat Dan Mudah Dilahirkan?..

Gambar sekadar ilustrasi

Pasti banyak yang bertanya-tanya kenapa perjalanan wanita yang mengandung anak di luar nikah lebih mudah jika di bandingkan dengan wanita yang telah menikah.

Jika diperhatikan selama di dalam periode kehamilan, tidak banyak orang yang akan melihat perubahan fisik wanita yang belum menikah jika dibandingkan dengan yang telah menikah hingga saat proses bersalin di mana.



Rata-ratanya wanita yang belum menikah ini dapat bersalin dengan mudahnya di lokasi manapun tanpa bantuan siapapun. Aneh bukan ?


Ternyata, ketakutan yang amat sangat membuat seorang gadis dapat melahirkan anaknya dengan mudah. Mulai dari hubungan yang salah, ketika hamil tidak timbul kesusahan sebagaimana wanita-wanita biasa ketika sedang hamil.





Allah mencabut rasa kesusahan itu sehingga tidak mendapatkan pahala sebagaimana wanita-wanita lain yang bersusah payah ketika hamil hasil pernikahan yang sah.


Kadang-kadang, tanda-tanda sebagai orang hamil juga tidak terlihat. Perutnya tidak terlihat besar, dapat pula berjalan dengan gagahnya. Kadang, bisa pergi ke sekolah dan membuat kegiatan lapangan sebagaimana siswa lainnya, sedangkan sebenarnya sedang mengandung. Itu satu lagi nikmat yang dicabut oleh Allah Ta'ala.



Kemudian ketika melahirkan nanti, mudah saja anak itu keluar. Maka, pahala sakit karena melahirkan anak itu telah diangkat darinya. Wanita biasa, pada keadaan begini harus dibantu oleh bidan yang terampil, itu pun susah dan sakit untuk melahirkan anak, tetapi wanita yang telah berzina itu mudah saja.

Setelah anak itu lahir, mereka bunuh agar tidak meninggalkan jejak. Mengapa sampai begitu kejam? Karena perasaan kasih sayang sudah dicabut juga darinya.

Jadi, kepada semua gadis, jangan mendekati zina. Sebaik apapun seorang laki-laki kepadamu, jangan kamu serahkan diri kamu dengan cara yang salah. Kamu akan dihantui perasaan bersalah seumur hidup kamu.

Mari kita bantu share tulisan ini agar para gadis yang belum menikah dapat merenungkan ini semua dengan pandangan mata hati.

Kredit: Ratnah Kasumah

No comments

Powered by Blogger.